Pendampingan Penyusunan Rencana Strategis Bisnis RSUD Kota Balikpapan

balikpapanSetelah 3 bulan sejak Oktober 2014 PKMK FK UGM mendampingi proses penyusunan Rencana Strategis RSUD Kota Balikpapan akhirnya Dokumen RSB dan juga Dokumen Renstra Kota Balikpapan tersebut selesai disusun.   Dokumen ini merupakan salah satu syarat untuk pemenuhan status BLUD yang akan diajukan oleh RSUD Kota Balikpapan.  Sebelum operasional pada Februari 2015, rumah sakit ini sudah mulai mempersiapkan berbagai dokumen pendukung untuk operasional rumah sakit.

Rencana strategis bisnis RSUD Kota Balikpapan menggambarkan visi yang ingin dituju yaitu menjadi rumah sakit daerah yang  terpercaya, humanis dan inovatif.  Misi yang ingin dicapai adalah menyelenggarakan pelayanan kesehatan yang bermutu, terjangkau dan paripurna, menyelenggarakan pelayanan rujukan sekunder di Kota Balikpapan dan sekitarnya, dan menyelenggarakan pelayanan pelayanan kesehatan untuk menunjang sektor jasa dan industri.

Rumah sakit ini berdiri di lahan seluas 12.660 m², luas bangunan 6.330 m², dengan jumlah tempat tidur sebanyak 186 TT dibangun dalam 3 lantai.   Layanan yang disediakan oleh RSUD Kota Balikpapan adalah poliklinik spesialis seperti penyakit dalam, bedah, anak, kandungan kebidanan, saraf, kulit dan kelamin, rehabilitasi medik, mata, THT, psikiatri, gigi dan mulut, serta klinik DOTS.  Layanan rawat inap di rumah sakit ini menyediakan ruang rawat dari VIP sampai dengan Kelas 3, dilengkapi dengan layanan ICU, PICU, NICU, dan ruang isolasi.  Layanan rawat darurat dan bedah sentral juga disediakan oleh RSUD Kota Balikpapan.  Selain layanan utama tersebut, rumah sakit ini juga menyediakan layanan pendukung yaitu radiologi, laboratorium, farmasi, rehabilitasi medik, gizi, IPSRS, dan SIM RS.

Program lima tahun ke depan yang akan dikembangkan oleh RSUD Kota Balikpapan mencakup bidang operasional klinik seperti peningkatan volume kegiatan klinis dan kegiatan penunjang, peningkatan mutu layanan, riset, dan pengembangan, Sedangkan bidang operasional non klinik meliputi peningkatan kompetensi SDM, teknologi informasi, sarana dan prasarana, serta sistem informasi keuangan rumah sakit.

Dengan dukungan Pemerintah Daerah Kota Balikpapan, posisi Kota Balikpapan sebagai pintu gerbang Kalimantan Timur, lokasi rumah sakit yang strategis dan akses yang mudah, serta peluang bekerja sama dengan RS Pendidikan untuk melengkapi kompetensi klinis dan kompetensi manajemen diharapkan RSUD Kota Balikpapan dapat menjadi rumah sakit rujukan bagi masyarakat Kota Balikpapan dan sekitarnya. (Elisabeth Listyani)