Aku Rapopo: Tetap Sehat Bersama Kanker Leher Rahim

Departemen Patologi Anatomi FK-KMK UGM

Narasi

Vonis kanker bagi kebanyakan orang adalah hal yang sangat menakutkan. Selain karena beratnya penyakit yang diderita, bayang-bayang proses pengobatan medis yang panjang dan mahal, dengan berbagai efek samping yang mungkin muncul, menghantui para penderita. Sebagian pasien kemudian justru down secara psikologis dan aktivitas hariannya terganggu. Stigma dari masyarakat semakin menambah berat beban penderita. Alih-alih menjalani pengobatan medis, sebagian pasien justru lari ke pengobatan alternatif yang belum terbukti secara ilmiah dan hanya memberikan harapan semu akan kesembuhan karena ketakutan tersebut.

Apakah semenakutkan seperti yang dibayangkan? Ternyata TIDAK. “AKU RAPOPO: Tetap Sehat Bersama Kanker Leher Rahim” bercerita tentang seorang ibu yang terus semangat berjuang melawan kanker leher rahim yang diderita, mulai dari pertama kali divonis menderita kanker, sampai selesai menjalani terapi. Meskipun sempat mencoba terapi alternatif, akhirnya ia menjalani pengobatan medis dengan tertib dan masih sangat giat beraktivitas sampai saat ini. Vonis kanker leher rahim tidak menghambatnya untuk terus beraktivitas. Semangatnya yang luar biasa untuk tetap hidup ia tularkan kepada sesama penderita kanker melalui wadah KOMUNITAS TULIP LOVER. Ternyata, vonis kanker leher rahim tidak menghalangi seseorang untuk tetap bisa beraktivitas seperti orang lainnya. Dan yang terpenting, tetap SEHAT.

Film ini dilengkapi dengan pendapat dari para ahli agar para pemirsa lebih memahami fakta-fakta terkait kanker leher rahim. Selain itu, film ini juga menekankan bahwa penderita kanker leher rahim harus selalu berpikir positif agar pengobatan dapat dijalani dengan baik. Agar penderita kanker leher rahim bisa bersikap positif, dukungan keluarga dan orang-orang dekat di sekitarnya sangat diperlukan. Bergabung dalam komunitas penyintas, misalnya TULIP LOVER, sangat bermanfaat karena melalui wadah tersebut, para penyintas dapat berbagi informasi dan saling menguatkan satu sama lain. Stigma masyarakat bahwa kanker leher rahim merupakan penyakit yang “kotor” harus dihapuskan. Kanker leher rahim tidak selalu berkaitan dengan gonta-ganti pasangan. Semua wanita bisa terkena. Jangan tambahi beban penderita dengan stigma. Mari cegah dengan Pap smear dan vaksinasi.

Semoga bermanfaat.

Daftar pustaka:

McBride AA. 2017. Oncogenic Human Papillomaviruses. Philosophical Transactions of the Royal Society of London, Series B, Biological Sciences 372: 20160273. Shanmugasundaram S, You J. 2017. Targeting Persistent Human Papillomavirus Infection. Viruses 9 (229): 1-14.